Abstract :
Sejak Coronavirus Disease (COVID-19) menyebar ke Indonesia, angka pasien positif COVID-19 masih mengalami peningkatan. Penerapan pembatasan sosial berdampak di bidang pendidikan, seperti pada Universitas yang menerapkan sistem pembelajaran online. Namun, selama mengikuti pembelajaran online mahasiswa mengalami berbagai permasalahan yang dapat menimbulkan beban mental. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, mahasiswa mengalami kesulitan akibat deadline tugas terlalu singkat yaitu, pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial sebanyak 87%, sementara pada mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer sebanyak 73%. Selanjutnya, pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial sebanyak 77% responden, sementara pada mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer sebanyak 80% yang mengalami stres selama mengikuti pembelajaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban mental mahasiswa, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan beban mental antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial di Universitas Bakrie. Penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX, dengan jumlah responden sebanyak 100 mahasiswa. Hasil pengukuran beban mental menunjukkan bahwa pada kedua Fakultas tersebut memiliki tingkat beban mental yang tinggi. Selanjutnya, berdasarkan uji independent sample t-test dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara beban mental mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial.