Abstract :
Penelitian ini bertujuan menguji faktor-faktor yang mempengaruhi saham tidur diantaranya jumlah saham beredar, harga saham, dan kinerja perusahaan. Penelitian ini menambahkan uji interaksi terhadap jumlah saham beredar dengan harga saham terhadap saham tidur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah signaling theory yang menjelaskan bahwa informasi yang diberikan perusahaan dapat memberi sinyal atau tanda terhadap pihak luar dalam mengambil keputusan berinvestasi. Topik mengenai saham tidur menarik untuk diteliti karena kondisi ini pasti terdapat dalam pasar modal sehingga perlu dipelajari agar para calon investor saham dapat terhindar dari saham tidur. Selain itu, adanya perbedaan hasil (mix result) dari penelitian-penelitian sebelumnya. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2020 yang berjumlah 50 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dengan adanya outlier yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut diperoleh ukuran sampel 45 perusahaan. Metode analisis penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa harga saham berpengaruh negatif terhadap saham tidur, sedangkan jumlah saham beredar, kinerja perusahaan, dan interaksi jumlah saham beredar dengan harga saham tidak berpengaruh terhadap saham tidur.