Abstract :
Adanya fenomena mengenai financial distress dan mixed results hasil penelitian mengenai pengaruh mekanisme corporate governance terhadap financial distress pada perusahaan di Bursa Efek Indonesia mendorong peneliti untuk melakukan penelitian kembali mengenai faktor-faktor yang memengaruhi financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme corporate governance terhadap financial distress. Mekanisme corporate governance dalam peneletian ini diproksikan dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, proporsi komisaris independen, dan frekuensi pertemuan komite audit. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020 dengan jumlah populasi 620. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Ukuran sampel yang didapat berdasarkan metode tersebut adalah 216. Metode analisis yang diguanakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi dan frekuensi pertemuan komite audit berpengaruh negatif terhadap financial distress, sedangkan kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris dan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh terhadap financial distress.