Abstract :
Korea Selatan terus melakukan berbagai upaya untuk mepertahankan dan melestarikan kebudayaan yang ada serta turut memperkenalkan budaya mereka pada tingkat internasional. Tersebar luasnya budaya korea khususnya musik K-pop akhir-akhir ini di wilayah Indonesia sebagian besar dipengaruhi oleh media sosial tidak terkecuali Twitter. Penyebaran trend korea dalam bidang musik melalui media sosial Twitter yang digunakan Korea Selatan sebagai soft diplomasi atau masuk kedalam kategori soft power ini, digunakan untuk mempromosikan kebudayaannya di kancah dunia khususnya di Indonesia. Hasil dari soft diplomasi dalam bidang media sosial nyatanya memang membuahkan hasil, hal ini dapat terlihat dari data Twitter, bahwa tercatat sebanyak 6,1 Miliar cuitan tentang K-Pop selama tahun 2020 telah menjadi gerakan massive diseluruh dunia. Kurang lebih sebanyak 20 negara aktif membicarakan K-Pop, dan Indonesia menjadi negara peringkat ke-4 terkait dengan cuitan terbanyak di Twitter mengenai K-Pop.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur yang bersumber pada jurnal, buku dan media. Penelitian ini bertujuan untuk membahas peranan media sosial sebagai salah satu instrument yang cukup kuat di dalam upaya soft diplomasi kebudayaan Korea Selatan di negara Indonesia, yang dimana media sosial Twitter memiliki peranan dalam menyebar luaskan produk-produk budaya yang terdapat di Korea Selatan itu sendiri.