Abstract :
Aktivitas komunikasi dalam bentuk kampanye komunikasi telah banyak dilakukan dengan tujuan untuk edukasi dan persuasif. Seperti halnya saat ini, dalam masa pandemi COVID-19 yang telah banyak menghadirkan kampanye komunikasi untuk mempersuasi masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui bagaimana kampanye komunikasi ?Saya Sudah Divaksin? dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yang diteliti, yaitu variabel X kampanye komunikasi ?Saya Sudah Divaksin? dengan dimensi sumber kampanye, saluran kampanye, pesan kampanye, perangkat penyaringan, reaksi publik, dan efek kampanye serta variabel Y kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19 dengan dimensi : pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif eksperimental melalui metode survei dan post-test yang diberikan kepada 36 responden yang masuk dalam kriteria target penerima vaksinasi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian, variabel kampanye komunikasi ?Saya Sudah Divaksin? belum memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19 yang didasarkan oleh alasan-alasan lain yang telah diketahui lebih lanjut dalam penelitian ini.