Abstract :
Pada tahun 2020, PT Q merencanakan pembangunan dermaga baru dengan tipe jetty untuk memenuhi target penjualan nikel. Saat pelaksanaan pemancangan, terjadi ketidaksesuaian saat pembacaan kalendering. Berdasarkan ketidaksesuaian tersebut, maka perlu diketahui lebih lanjut kondisi stabilitas turap tiang ini. Jika hasil kedalaman desain rencana tidak mampu menahan tekanan tanah, maka perlu direncanakan solusi yang tepat hingga turap mampu menahan tekanan tanah tersebut.
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari lokasi penelitian di Pulau Gag. Analisis stabilitas turap ini menggunakan perhitungan manual dan software PLAXIS 2D. Hasil analisis menunjukkan nilai kedalaman penetrasi aktual 10 m, nilai diameter aktual 508 mm, dan defleksi tiang sebesar 3 mm. Pada PLAXIS didapatkan nilai deformasi tanah 32,2 mm, defleksi tiang 3 mm, dan angka keamanan 1,29 yang menandakan kondisi turap tidak aman (SF<1,5). Sehingga perlu direncanakan solusi hingga SF>1,5 dan menyesuaikan dengan kondisi aktual yang dapat direalisasikan di lapangan. Rekomendasi tersebut adalah mengganti turap tiang menjadi sheet pile baja, mengurangi beban kendaraan atau melakukan soil improvement.