Abstract :
Akhir-akhir ini banyak sekali pembangunan apartemen di kota besar. Namun, yang menjadi permasalahan adalah bagaimana proyek pembangunan apartemen dapat terselesaikan ketika suatu negara sedang mengalami pandemi. Tentunya bukan hal yang mudah untuk menjalankan sebuah proyek, terutama bila sang owner atau pemilik proyek mengalami kesulitan dalam keuangan. Apabila suatu proyek mengalami permasalahan dalam keuangan, sudah dipastikan bahwa proyek pembangunan tersebut akan mengalami keterlambatan. Keterlambatan akan berdampak pada aspek lain pada proyek, seperti akan menyebabkan meningkatnya biaya untuk mempercepat suatu aktivitas dan bertambahnya overhead cost pada suatu proyek konstruksi. Selain itu juga keterlambatan dapat mengakibatkan penurunan kualitas pekerjaan, karena pekerjaan harus diselesaikan lebih cepat dari yang seharusnya. Terdapat jenis-jenis risiko yang dikategorikan yaitu risiko tidak dapat diterima (unacceptable), risiko tidak diharapkan dan harus dihindari (undiserable), risiko yang dapat diterima (acceptable), dan risiko yang dapat diabaikan (negligible). Disamping itu, adapula penjadwalan proyek konstruksi yang merupakan alat untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh suatu kegiatan dalam penyelesaian.