Abstract :
Lokasi dan waktu pertolongan yang dibutuhkan warga saat mengalami kondisi yang mengancam nyawa seringkali tidak terduga. Ketika hal yang tidak diinginkan terjadi, masyarakat harus melakukan pemesanan ambulans secara manual melalui telepon. Beberapa kendala yang ditemui dalam proses pemesanannya di antaranya adalah false call, seseorang yang menghubungi suatu instansi dalam keadaan darurat tidak sesuai dengan kebenaran atau fakta, yang dihadapi oleh instansi penyedia jasa ambulans. Terlebih lagi kemungkinan human error sewaktu mengolah data yang dapat terjadi. Kebutuhan masyarakat dan rumah sakit agar dapat melakukan proses ini secara efektif dan cepat di era teknologi seperti sekarang seharusnya dapat diwujudkan. Penelitian ini mengatasi masalah efisiensi pengambilan dan pengolahan data dari pasien menggunakan aplikasi OAM (Order Ambulance Mobile). Aplikasi menggunakan Geographic Information System (GIS) yang digunakan masyarakat berbasis android. Aplikasi juga akan diimplementasikan dengan algoritma Dijkstra dalam memudahkan penentuan pos terdekat dari pasien (user) yang melakukan pemesanan.