Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial stability, perencanaan pajak, pergantian direksi, dan board of director interlock terhadap manajemen laba. Dikarenakan terdapat mixed result dan masih banyaknya fenomena manajemen laba, hal ini mendorong penulis untuk menguji kembali penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan kriteria tertentu diperoleh 75 sampel perusahaan selama 5 tahun pengamatan, Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial stability dan board of director interlock berpengaruh positif terhadap manajemen laba, sedangkan perencanaan pajak dan pergantian direksi tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.