Abstract :
Proses pelatihan yang dilakukan oleh LP2K Konstruksi Indonesia pada tahun 2020 tidak dapat terlaksana secara optimal dikarenakan permalahan internal dan COVID-19. Sebagai upaya beradaptasi maka dibutuhkan pelatihan secara online. Akan tetapi, LP2K Konstruksi Indonesia belum membuat pelatihan secara online karena kurangnya sumber daya manusia. Dampak yang ditimbulkan adalah LP2K Konstruksi Indonesia belum merasakan manfaat dari potensi yang terdapat. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui tahapan dan subsistem proses pelatihan serta merancang sistem pelatihan berbasis online. Metode penelitian yang dilakukan pada tugas akhir ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian didapatkan dari pengamatan langsung, wawancara dengan sumber terkait, dan dokumen perusahaan. Penelitian ini memperlihatkan siklus kegiatan pelatihan yang terdapat pada LP2K Konstruksi Indonesia yang terbagi menjadi tiga subsistem yaitu penyusunan modul, proses marketing, dan pelaksanaan pelatihan. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah rancangan dari sebuah sistem pelatihan berbasis online yang dapat digunakan oleh LP2K Konstruksi Indonesia. Pada rancangan tersebut akan diketahui tahapan dari pelatihan yang dapat ditransformasi secara online. Setelah melakukan perancangan, diperlukan adanya studi kelayakan oleh LP2K Konstruksi Indonesia yang lebih mendalam untuk menganalisa kelayakan konsep baik dari aspek ekonomi, hukum, dan manajemen sehingga dapat diimplementasi secara efektif dan efisien.