DETAIL DOCUMENT
Penggunaan Media Pendingin Alternatif Pengganti Es pada Penyimpanan Sementara Bahan Pangan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Ramadanti, Rizka
Subject
Food Chemistry 
Datestamp
2021-08-31 15:20:13 
Abstract :
Bahan pangan segar umumnya membutuhkan penyimpanan suhu rendah (cold storage). Ice gel dapat digunakan sebagai media pendingin alternatif karena memiliki karakteristik yang mirip dengan es basah atau es batu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui media pendingin alternatif pengganti es batu dengan menggunakan bahan-bahan yang relatif murah, mudah didapatkan, mudah dibuat, dan mudah dioperasionalkan sehingga dapat membantu pedagang kecil pada penyimpanan sementara bahan pangan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, pemodelan perpindahan panas pada penyimpanan sementara bahan pangan, dan analisa biaya. Formulasi media pendingin alternatif dibuat dengan penambahan konsentrasi garam sebesar 5% (w/v) dan 10% (w/v) serta pembentukan gel menggunakan pati jagung dan tepung konjak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media pendingin alternatif dengan penambahan garam sebesar 5% (w/v) pada formulasi B1, C1, D1 dapat mempertahankan suhu penyimpanan selama 18,75 jam, 16 jam, dan 15,75 jam lebih lama dibandingkan dengan penambahan garam sebesar 10% (w/v). Selain itu, penggunaan media pendingin alternatif B1, C1, B2, dan C2 secara berulang (reusable) memiliki biaya operasional lebih rendah sebesar Rp 15.812, Rp 24.812, Rp 19.396, dan Rp 24.288 dibandingkan penggunaan es batu yang memiliki biaya operasional sebesar Rp 38.000 dalam 4 siklus penggunaan berulang. 
Institution Info

Universitas Bakrie