Abstract :
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh mekanisme good corporate governance
(kepemilikan institusional, komisaris independen, komite audit) dan pengungkapan
corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan. Adanya perbedaan
hasil empiris dari penelitian-penelitian sebelumnya memotivasi untuk melakukan
penelitian kembali mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan. Teori
yang mendasari untuk membangun hipotesis penelitian ini adalah teori agensi dan teori
signal. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2016-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut diperoleh 109
sampel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan
menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan
institusional dan komisaris independen berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan,
pengungkapan CSR berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. Sedangkan komite
audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini berkontribusi dalam
memperluas literatur terkait topik kinerja keuangan.