Abstract :
Dengan adanya penyebaran virus corona di Indonesia pada awal tahun 2020, yang menjadikan
pemerintah harus menerapkan gerakan social distancing, yang dimana seluruh masyarakat
diwajibkan untuk melakukan segala aktivitas hanya dari rumah. Sehingga dengan adanya
gerakan tersebut, saat ini masyarakat berupaya mengisi waktu luangnya dengan melakukan
hobi membaca buku dan juga aktif di media sosial untuk mengurangi kebosanan selama
dirumah saja. Oleh karena itu, selama masa pandemi ini menjadikan penjualan di media sosial
meningkat, sehingga para pemasar harus meningkatkan strategi dalam pemasaran di media
sosial agar dapat meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari dimensi social media marketing yang terdiri dari
context, communication, collaboration, dan connection yang telah diterapkan oleh Buku Akik
terhadap minat beli konsumen di era pandemi COVID-19 ini. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang disebar pada 107 responden yang
merupakan konsumen dan followers dari Buku Akik. Hasil dari penyebaran kuesioner ini,
peneliti memperoleh hasil bahwa (1) context berpengaruh signifikan terhadap minat beli
konsumen di era pandemi COVID-19, (2) communication berpengaruh signifikan terhadap
minat beli konsumen di era pandemi COVID-19, (3) collaboration berpengaruh signifikan
terhadap minat beli konsumen di era pandemi COVID-19, dan (4) connection tidak
berpengaruh tidak signifikan terhadap minat beli konsumen di era pandemi COVID-19.