Abstract :
PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pengolahan produk makanan terutama keju olahan. Setiap aktivitas produksinya PT. ABC selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik dengan menerapkan standar produksi dan kuantitas yang sesuai dengan rencana produksi. Namun, dengan menggunakan Big Picture Mapping untuk mengawasi proses produksi masih terjadi produk yang tidak sesuai, sehingga beberapa produk keju harus diRework oleh karena itu perusahaan memerlukan pengendalian produksi yang berguna untuk mengurangi produk Rework. Pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pengendalian proses produksi yang dapat bermanfaat dalam upaya mengendalikan tingkat ketidaksesuaian produk olahan keju. Penyimpangan yang terjadi seringnya ditemui produk yang tidak sesuai standar. Penelitian ini menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode Fault Tree Analysis (FTA) berguna untuk mengidentifikasi faktor dan penyebab kegagalan. Sedangkan metode FMEA berguna mengidentifikasi permasalahan yang telah diketahui maupun potensial terjadinya masalah, lalu dilakukan pembobotan nilai serta pengurutan didasarkan dari Risk Priority Number (RPN) dari hasil RPN terbesar akan akan diberikan saran perbaikan terkait dengan penyebab jenis produk Rework yang paling berpengaruh.