DETAIL DOCUMENT
WOMEN’S MARCH GLOBAL DAN PROSES AKTIVISME TRANSNASIONAL GERAKAN PEREMPUAN DI INDONESIA (STUDI KASUS WOMEN’S MARCH JAKARTA 2017)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Maharani, Dara Tanjung
Subject
Social Sciences 
Datestamp
2022-02-14 10:48:12 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai kemunculan gerakan Women’s March Global serta menjelaskan mengenai proses aktivisme transnasional yang terjadi antara Women’s March Global dan Women’s March Jakarta 2017. Untuk menjawab pertanyaan penelitian “Bagaimana proses aktivisme transnasional yang terjadi dalam aksi Women’s March Jakarta Tahun 2017?” peneliti menggunakan teori kritis dan teori feminisme dari studi hubungan internasional serta konsep gerakan sosial baru dan aktivisme transnasional. Gerakan sosial baru menurut Oman Sukmana ialah pendekatan baru yang menjelaskan perubahan dari gerakan sosial sekaligus perkembangan di masyarakat pos-industri, sementara aktivisme transnasional menurut Nicola Piper dan Anders Uhlin ialah pergerakan sosial yang beroperasi melampaui batas negara melalui organisasi masyarakat sipil dan individu. Berdasarkan definisi Porta dan Tarrow, dari berbagai tahapan proses dari aktivisme transnasional diantaranya ialah proses difusi, dimana proses difusi didefiniskan sebagai proses ketika sebuah gerakan mengadopsi bentuk organisasi, bingkai aksi kolektif atau menargetkan mereka yang berada di negara atau daerah lain. Proses difusi memiliki 3 jalur, yakni difusi relasional, difusi non-relasional, dan difusi mediasi. Dalam membuktikan proses difusi yang terjadi pada gerakan Women’s March Jakarta 2017, penelitian ini dilakukan melalui wawancara dengan peserta dan penyelenggara Women’s March Jakarta 2017, serta ahli Antropologi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mana Susan E. Wyse menjelaskan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang lebih bersifat eksplorasi. 
Institution Info

Universitas Bakrie