Abstract :
Pondasi diperlukan untuk pembangunan jalan layang kereta api. Dimana pada saat kereta api melintas pada jalur layang tersebut menimbulkan adanya beban dinamis arah x dan arah y. Beban dinamis arah x dan y dapat mempengaruhi daya dukung serta penurunan pondasi. Pada penelitian ini untuk mencari daya dukung beban dinamis (tiang tunggal dan kelompok) menggunakan perhitungan metode numerik yang berbasis LEM (Limit Equilibrium Method). Hasil analisis daya dukung tiang kelompok metode analitis lebih besar (28581,25 kN) dibandingkan dengan metode numerik antara beban statis dan beban dinamis (25259,83 kN). Namun pada beban dinamis dari nilai daya dukung dihasilkan nilai gaya geser, perpindahan dan momen lentur pada pondasi. Hasil Penurunan beban statis dan dinamis memiliki juga nilai yang serupa. Penurunan yang terjadi pada tiang kelompok metode analitis (4,15 cm) lebih kecil dibandingkan metode numerik (8,98 cm), jika dibandingkan dengan ketentuan SNI 8460-2017 (Penurunan ijin < 15cm + b/600) memiliki nilai yang lebih kecil, sehingga dapat dikatakan aman.