Abstract :
BULOG atau Badan Urusan Logistik adalah perusahaan umum milik negara
yang bergerak di bidang logistik pangan. Ruang lingkup bisnis perusahaan meliputi
usaha logistik/pergudangan, survei dan pemberantasan hama, penyediaan karung
plastik, usaha angkutan, perdagangan komoditi pangan dan usaha eceran. Sebagai
perusahaan yang tetap mengemban tugas publik dari pemerintah, BULOG tetap
melakukan kegiatan menjaga harga dasar pembelian untuk gabah, stabilisasi harga
khususnya harga pokok.
Pengendalian persediaan merupakan mengupayakan ketersediaan bahan baku
agar tidak kekurangan, dan tidak berlebih. Untuk melakukan pengendalian persediaan
dapat menggunakan berbagai metode. Dalam pembahasan ini, penulis memilih
menggunakan Metode Eksisting, EOQ dan Min-Max Inventory.
Tujuan Penelitian ini adalah Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh
BULOG yaitu untuk mengetahui efektifitas pengendalian persediaan yang digunakan
BULOG saat ini (eksisting) dan menganalisis perbandingan Total Cost dari metode
persediaan BULOG, EOQ dan metode Min-Max, untuk menentukan metode yang
paling efisien yang dapat meminimalisir biaya persediaan