Abstract :
Sambal pindang tongkol suwir merupakan produk inovasi sambal lauk rumahan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh lamanya waktu pemasakan terhadap karakteristik sensori sambal pindang tongkol suwir dan penerimaan konsumen. Perbedaan perlakuan yang diberikan antara lain pemasakan selama 10 menit, 20 menit dan 40 menit. Untuk melihat penerimaan konsumen dilakukan dengan uji hedonik sedangkan untuk melihat karakteristik produk digunakan uji deskripsi dengan metode free choice profiling. Pengujian ini menggunakan 30 orang panelis konsumen. Adapun atribut sensori yang dianalisis antara lain warna, aroma, rasa dan after taste. Uji deskripsi dengan metode free choice profiling dilakukan dalam dua sesi, sesi pertama panelis diminta untuk memberikan deskripsi kesan atribut warna, aroma, rasa dan after taste. Sesi kedua panelis diminta memberikan peringkat atau rating untuk kesan dominan yang muncul dari masing-masing atribut pada sesi pertama. Hasil uji hedonik diperoleh bahwa ketiga sampel disukai oleh panelis dan sampel tidak berbeda nyata. Hasil uji deskripsi diperoleh karakteristik dominan untuk sampel pemasakan 10 menit adalah kecerahan, after taste pedas dan after taste rempah, sampel denga perlakuan pemasakan 20 menit memiliki karakteristik dominan aroma ikan, dan sampel dengan perlakuan pemasakan 40 menit memiliki karakteristik dominan aroma rempah dan rasa gurih.
Kata Kunci : Sambal pindang tongkol suwir, analisis sensori, uji hedonik, waktu pemasakan, free choice profiling.