Abstract :
Dewasa ini Perkembangan industri berkembang dengan pesat, begitu pula pada industri perkebunan mengalami pasang surut permintaan. Namun industri perkebunan khususnya kelapa sawit merupakan salah satu pasar bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan ketatnya persaingan tersebut, perusahaan diminta menyajikan keunggulan serta kelebihan dibandingkan dengan perusahan kompetitornya. Hal ini menjadi penting bagi tiap-tiap perusahaan untuk mengerti, memahami dan menerapkan fungsi budaya kerja 5R, sehingga perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam bekerja. PT Wirakarya Sakti merupakan perusahaan yang bergerak di industri sektor perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Provinsi Jambi. Perusahaan ini memiliki sejumlah departemen, salah satunya Departemen Plantation. Budaya 5R sudah diterapkan oleh pihak manajemen dilingkungan kerja, sehingga diperlukan adanya analisis lebih lanjut menenai seberapa jauh tingkat penerapan budaya 5R. Berdasarkan hasil analisis didapati variabel Ringkas (X1), Rapih (X2), Rawat (X4) dan Rajin (X5) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja (Y). Sedangkan Resik (X3) memiliki pengaruh negatif atau kurang signifikan.