Abstract :
Pelaksanaan ajang khusus mulai dilakukan dengan sistem pelaksanaan yang berbeda akibat pandemi Covid-19. Aktivitas yang mengundang keramaian kini dibatasi. Sebab hal tersebut, berbagai perusahaan yang menyelenggarakan ajang khusus, kini beradaptasi dengan mengadopsi teknologi digital melalui ruang virtual agar menjaga kestabilan eksistensi dan peran komersil. Tidak terkecuali J&T Express sebagai perusahaan jasa pengiriman logistik, yang telah selesai menyelenggarakan ajang khusus J&T Super Seller secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana resepsi audiens dalam memaknai sebuah pesan semangat dan dukungan dalam membangun bisnis yang dikemas melalui experiential value serta disampaikan dalam program ajang khusus virtual. Penyelenggaraan ajang khusus yang dibahas dalam penelitian ini akan dilakukan dengan berdasarkan konsep encoding-decoding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi resepsi dengan mengkaji data kualitatif. Peneliti menggunakan teknik pengambilan data berupa Mini Focus Group Discussion dengan melibatkan empat narasumber. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga narasumber berada pada posisi hegemoni dominan dan satu narasumber berada pada posisi negosiasi dengan melibatkan latarbelakang pribadi mereka dalam proses pembentukan makna pesan. Hal ini menunjukkan bahwa audiens menyetujui bentuk makna yang disampaikan melalui penyelenggaraan ajang khusus virtual. Meskipun ajang khusus dilakukan secara virtual, tim penyelenggara mampu membangun experiential value yang berhasil diterima oleh audiens setelah mereka mengikuti seluruh tahapan program acara hingga sampai babak final.
Kata Kunci : Ajang Khusus Virtual, Experiential Value, Analisis Resepsi Audiens.