Abstract :
Merebaknya kasus body shaming di tengah masyarakat membuat sejumlah
production house memproduksi film atau tayangan televisi (drama atau
sinetron) mengangkat tema tentang body shaming salah satunya drama korea True
Beauty yang disutradarai oleh Kim Sang Hyub dan Lee Si Eun sebagai penulis
naskah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan
analisis resepsi Stuart Hall. Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana
pemaknaan khalayak terhadap penggambaran isu body shaming yang ditampilkan
dalam drama Korea True Beauty. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 subjek
perempuan berusia 20-23 tahun yang menjadi informan dalam penelitian ini
menghasilkan pemaknaan yang berbeda-beda, di antaranya 4 informan berada pada
posisi dominant-hegemonic position, sedangkan 1 informan berada pada negotiated position. Pemaknaan 5 informan terhadap penggambaran isu body shaming yang
ditampilkan dalam film dipengaruhi oleh adanya frameworks of knowledge,
relations of production, dan technical infrastructures dari para informan. Penelitian
ini diharapkan dapat memberikan gambaran serta pandangan mengenai penerimaan
(resepsi) penonton dalam menerima pesan yang disampaikan melalui media
khususnya drama Korea.