Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai bagaimana pemulihan hubungan dengan Saudi Arabia sebagai bagian dari langkah Amerika Serikat untuk menjalankan strategi offshore balancing dengan menggunakan teori neorealisme dan menganalisis mengenai Amerika Serikat memilih Saudi Arabia sebagai mitra regional untuk menjaga kekuasaan Amerika di Timur Tengah. Menurut penulis, proposisi kerangka teori neorealisme dianggap mampu untuk menganalisis pola kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang berusaha meningkatkan posisi kekuasaan atau setidaknya untuk mencegah negara lain meningkatkan posisi mereka. Dimana Amerika Serikat menggunakan Arab Saudi sebagai political tools untuk menjalankan strategi offshore balance demi mengukuhkan kembali hegemoninya dan mencegah adanya potensial kekuatan baru di Timur Tengah. Perlu diingat juga bahwa dalam hal ini fokus utamanya bukanlah sebuah kerjasama melainkan menggunakan Arab Saudi sebagai ?instrumen? untuk menjalankan strategi offshore balance. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data library research yang bersumber dari dokumen ataupun internet.