Abstract :
ABSTRAK Perkembangan Ilmu Komunikasi khususnya dalam komunikasi pemasaran semakin kreatif dan banyak ide. Dalam dunia bisnis dan ekonomi telah mengalami pergeseran paradigma, yaitu dari berbasis sumber daya ke paradigma berbasis ide dan kreatifitas. Brand identity merupakan satu dari sekian aspek komunikasi pemasaran yang dipertimbangkan oleh pelaku usaha untuk diterapkan ke dalam bisnisnya. Salah satu bentuk brand identity yang sering digunakan oleh para pelaku usaha adalah maskot. Kedai mocktail asal Bandar Lampung Bernama Anuma Bar, banyak menarik perhatian karena maskot boneka gajahnya bernama ?Bonnie? yang juga dijadikan sebagai pelayan dari kedai tersebut. Penggunaan boneka gajah sebagai maskot sekaligus pelayan dari kedai Anuma Bar menjadi ciri yang unik bagi brand identity usaha mocktail tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan maskot sebagai brand identity dalam meraih brand awareness pada komunikasi pemasaran kedai Anuma Bar Lampung. Penelitian ini menggunakan teori brand identity oleh Kotler dan teori piramida brand awareness oleh Aaker, dengan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anuma Bar sudah melakukan langkah yang tepat untuk meningkatkan brand awareness pelanggannya dengan memanfaatkan boneka gajah ?Bonnie? sebagai brand identity-nya. Hal ini dibuktikan dengan terjangkaunya sisi emosional warga Lampung dengan penggunaan hewan gajah sebagai maskot untuk merepresentasikan produknya sebagai produk lokal asal Lampung. Kata Kunci: brand identity, brand awareness, maskot, anuma bar, lampung