DETAIL DOCUMENT
STRATEGI PENGEMBANGAN LANJUTAN ANJUNGAN LEPAS PANTAI PADA LAPANGAN OFFSHORE PT EMGL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI OPTIMALISASI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Firdaus, Imam Ahmad
Subject
Operation Risk Analysis 
Datestamp
2022-08-18 10:43:43 
Abstract :
Industri minyak dan gas bumi area lepas pantai atau offshore di Indonesia sudah berkembang sejak 1970-an, Indonesia telah memiliki Platform Lepas pantai yang berproduksi di Kepulauan Seribu (Atmaja 2021). Berdasarkan informasi SKK Migas ada 634 anjungan di wilayah Indonesia tersebar dari Sumatera hingga Indonesia Timur, dan kurang lebih 100 diantaranya sudah tidak berproduksi (Speight 2015; Utomo 2012; Wiratno 2021) . Adanya anjungan lepas pantai yang tidak dimanfaatkan menimbulkan permasalahan bagi KKKS baik dari sisi operasi dan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan suatu manajemen pemanfaatan terkait anjungan-anjungan yang ada pada laut Indonesia tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik pada studi kasus di perusahaan PT EMGL dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh skenario yang optimal pada perencanaan pengembangan lanjutan anjungan lepas pantai lapangan Offshore A. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan studi pustaka. Setelah didapatkan data terkait kondisi Lapangan Offshore A, diperhitungkan nilai rentang biaya untuk reaktivasi serta demolishing cost untuk tiap anjungan lalu potensi sumber daya hidrokarbon di dalamnya. Model ini kemudian disimulasikan dalam perhitungan net cash flow pada simulasi Monte Carlo. Hasil simulasi Monte Carlo terkait kemungkinan skenario yang terjadi dalam 10,000 iterasi menunjukan rentang hasil yang konvergen ditinjau dari 3 parameter central tendency yaitu mean, median dan modus (Holt and Scariano 2009). Dalam penelitian ini, Simulasi Monte Carlo meberikan hasil nilai NPV yang konvergen. Parameter ini digunakan sebagai evaluasi keekonomian proyek yang dapat menjadi metode awal untuk menentukan startegi pengembangan lanjutan. Nilai ini dapat dikatakan sebagai kuantifikasi peluang atau resiko sebagai dasar pengambilan keputusan. 
Institution Info

Universitas Bakrie