Abstract :
Film dokumenter yaitu sebuah film yang menceritakan kembali mengenai suatu kejadian yang berdasarkan data dan fakta, yang bertujuan agar penonton dapat merasakan apa saja yang menjadi persoalan yang sedang diceritakan dalam film tersebut. The Tinder Swindler merupakan film yang diangkat dari kisah nyata yang menampilkan beberapa perilaku tindakan kejahatan yang menggunakan media aplikasi kencan online untuk mendapatkan korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi tindakan kejahatan terhadap penggunaan dating apps pada film dokumenter The Tinder Swindler. Metode penelitian pada skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang menggunakan konsep trikotomi yaitu objek, representamen dan interpretan. Pada tahap objek terdapat icon, indeks dan symbol. Pada tahap representamen terdapat qualisign, sinsign dan legisign. Pada tahap interpretan terdapat pula rheme, dicisign dan argument. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film dokumenter The Tinder Swindler terdapat beberapa bentuk tindakan kejahatan yang dilakukan oleh tokoh utamanya yaitu Simon Leviev, termasuk pemalsuan identitas yang merupakan bentuk korupsi komunikasi.
Kata kunci: Semiotika Peirce, Representasi, Tindakan Kejahatan, Korupsi Komunikasi, Tinder Swindler