Abstract :
Sebagai institusi garda depan Negara Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) selalu berupaya berbenah untuk semakin menjadi lebih baik. Mulai dari melakukan reformasi kepabeanan dan cukai, hingga sampai memunculkan slogan (tagline) baru ?Bea Cukai Makin Baik? yang menyuarakan perubahan dalam segala aspek untuk menjadi Institusi Kepabeanan terkemuka di dunia sesuai dengan Visi DJBC. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberasaan pesan tagline ?Bea Cukai Makin Baik? sebagai upaya governmental branding DJBC melalui pengalaman perseptual khalayak konsumen. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif, pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi persepsi, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesan tagline yang berasa akan sangat berkontribusi terhadap upaya branding pemerintah. sehingga nantinya menimbulkan partisipasi dari khalayak, membangun kepercayaan publik, dan menciptakan social engagement. Namun agar terbentuk citra yang semakin positif dan diterima oleh khalayak, desain tagline harus dirubah lebih menarik dan sesuai selera konsumen, juga dituntut konsistensi dari DJBC untuk terus berubah menjadi makin baik.