Abstract :
Proses konstruksi proyek bendungan seringkali memakan waktu dan kompleks, yang dapat menciptakan ketidakpastian, yang pada gilirannya menyebabkan berbagai jenis risiko. Risiko adalah faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan, yang menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Dampak dari risiko tersebut dapat mempengaruhi produktivitas, kinerja, kualitas dan anggaran proyek. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan dilakukan kajian mengenai analisis risiko konstruksi dalam pelaksanaan pembangunan bendungan xyz, Provinsi Banten.. Urutan analisis ini dimulai dengan identifikasi risiko yang dilakukan dengan studi literatur dan survei pendahuluan. Hasil survei pendahuluan kemudian dimasukkan ke dalam kuesioner utama untuk mengumpulkan faktor-faktor risiko yang nantinya akan dianalisis. Analisis risiko dilakukan dengan memperkirakan frekuensi terjadinya risiko dan dampaknya terhadap biaya dan durasi. Langkah terakhir dari tugas akhir ini adalah mengetahui respon risiko dari risiko dominan dengan menanyakan terlebih dahulu kepada responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode indeks kontingensi. Terdapat 6 risiko dominan terhadap biaya yaitu : perubahan desain, keterlambatan pembayaran oleh owner, perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan, cuaca tidak menentu, kerusakan atau kehilangan material, dan perubahan harga material. 4 risiko dominan terhadap waktu yaitu : perubahan desain, keterlambatan pembayaran oleh owner, perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan, dan cuaca tidak menentu