Abstract :
Dusun Butuh atau yang dikenal sebagai Nepal Van Java merupakan salah satu desa wisata yang memiliki banyak potensi walaupun sudah dikenal sebagai desa wisata namun nama dan produk dari Dusun Butuh ini masih minim terdengar
ke para wisatawan lokal maupun mancanegara karena keterbatasan dalam hal promosi dan branding. Dusun butuh mempromosikan desanya melalui salah satu media sosial yaitu instagram oleh karena itu studi ini menyelidiki bagaimana
kondisi dan reprentasi dusun butuh sebagai Nepal Van Java ditinjau dari Village and Rural Branding. Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus eksplanatif dengan pendekatan kualitatif, berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kondisi dan represntasi di instagram yang di analisis dengan menggunakan 6 dimensi straregis untuk mengembangkan potensi kekhasan desa dan pedesaan tidak berbeda jauh. Pemerekan Dusun Butuh dilihat melalui kacamata teori Village and Rural Branding menjadi suatu bagian penting dalam mengembangkan industri kepariwisataan secara umumnya dan khususnya juga dapat pengembangan desa wisata yang tengah berkembang Pemerintah harus lebih mendukung
pengembangan desa wisata untuk kepentingan Village and Rural branding sehingga diperlukan adanya koordinasi kebersamaan antara masyaratat Dusun serta Pemerintah kota setempat. Hal ini agar Village and Rural branding ?Nepal Van Java? dapat menjadi lebih terkenal lagi. Serta dukungan dari masyarakat tentunya membantu mengoptimalkan pengembangan Dusun Butuh. Masyarakat perlu meningkatkan dan mempererat keharmonisan agar Dusun Butuh semakin berkembang, hal ini juga tidak luput dari generasi muda untuk membangun hasrat terus berkreasi dan lebih maju dengan menggunakan media sosial.