DETAIL DOCUMENT
Diplomasi Kesehatan Indonesia Untuk Mendapatkan Pasokan Vaksin COVID-19 Melalui Kerjasama Multilateral dan COVAX Periode 2020-2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Setyaji, Muhammad Hanif
Subject
International Relations 
Datestamp
2022-10-25 02:09:26 
Abstract :
Pandemi COVID-19 telah mendorong negara-negara untuk beradaptasi melalui implementasi kerja sama antar aktor global. Selama masa krisis, kerjasama internasional memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan negara melalui diplomasi yang kompatibel. Fenomena ini memberikan relevansi yang kuat dengan penerapan diplomasi kesehatan global sebagai alat untuk mencapai kepentingan nasional mereka di bidang kesehatan. GHD merupakan instrumen yang secara dimensional mampu membawa berbagai pemangku kepentingan global ke dalam satu platform kolektif untuk mengatasi masalah kesehatan global. Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak yang melakukan diplomasi kesehatan sebagai strategi politik luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pasokan perbekalan kesehatan seperti vaksin, obat-obatan dan teknologi untuk berpartisipasi dalam pemulihan tata kelola kesehatan global. Implementasi GHD dilakukan Indonesia melalui keterlibatannya dalam beberapa kerjasama bilateral dan multilateral, khususnya dalam COVAX untuk mendapatkan pasokan vaksin. Tesis ini mengkaji bagaimana diplomasi kesehatan Indonesia diartikulasikan dalam konteks mengatasi krisis kesehatan dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dalam negeri melalui pasokan vaksin yang memadai serta berkontribusi pada tata kelola kesehatan global dalam dinamika pandemi COVID-19 bagi periode 2020-2022. Kajian ini menganalisis kebijakan dan kepentingan nasional Indonesia melalui kerjasama multilateral dan bilateral dengan tujuh dimensi utama Global Health Diplomacy oleh Ilona Kickbusch, Haik Nikogosian, Michel Kazatchkine, Mihály Kökény dalam A Guide to Global Health Diplomacy berdasarkan landasan teori liberalisme. 
Institution Info

Universitas Bakrie