Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penonton series Layangan Putus
yang mengusung genre keluarga, dimana topik terkait keluarga menjadi perbincangan yang
hangat di kalangan masyarakat. Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana pemaknaan
penonton mengenai film series Layangan Putus.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
bagaimana pemaknaan para penonton dari Layangan Putus tentang keluarga ideal yang mereka
inginkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode analisis resepsi
Stuart Hall dengan mengidentifikasi dan menganalisis kode-kode dominan, negosiasi, dan
oposisional. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam (In-Depth Interview) dan
Triagulator sumber. Informan disini dibagi menjadi tiga posisi makna miliki Stuart Hall yaitu
Dominan hegemonic position, Negotiated position, dan Oppositional position. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa para informan berada di masing-masing posisi. Satu di
posisi dominan, Satu di posisi negosiasi dan dua di posisi oposisi. Latar belakang kehidupan
dan pengalaman juga mempengaruhi cara informan dalam memberikan makna.