Abstract :
PT Halmahera Jaya Feronikel merupakan bagian dari Harita Nickel Gruop yang fokus dalam industri pertambangan nikel di Indonesia termasuk didalamnya tambang pengolahan dan pemurnian biji nikel dan fasilitas pendukungnya. Tingginya tuntutan produksi bisa mengakibatkan munculnya kelelahan pekerja pada pekerja di area coal dome yang dapat berakibat pada potensi untuk terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja, mengetahui hubungan kelelahan kerja dengan faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja, mengetahui faktor paling dominan dalam kelelahan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional study. Dalam penelitian ini peralatan yang digunalan untuk pengambilan data adalah menggunakan Lembar Kuesioner Industrial Fatigue Research Committe (IFRC), Sound Level Master, Heat Stress Monitor. Total populasi sampel berjumlah 23 orang dengan kerterangan mekanik 2 orang, operator pintu 2 orang, operator alat berat 3 orang, pengawas 2 orang dan driver dump truck 14 orang. Hasil penelitian didapatkan Tingkat kelelahan pekerja di di area Coal Dome PT Halmahera Jaya Feronikel sebesar 17 %. Terdapat hubungan antara paparan kebisingan dengan kelelahan kerja pada pekerja di area Coal Dome PT Halmahera Jaya Feronikel, terdapat hubungan iklim kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja di area Coal Dome PT Halmahera Jaya Feronikel. Terdapat hubungan waktu istirahat dengan kelelahan kerja pada pekerja di area Coal Dome PT Halmahera Jaya Feronikel. Dari hasil analisis faktor yang paling dominan mempengaruhi kelelahan kerja adalah kebisingan.