DETAIL DOCUMENT
Peran Organisasi Pers di Jawa Timur dalam Menyelesaikan Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis (Studi Kasus Jurnalis Tempo Surabaya)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Jein, Nanda Naufal Farhan Hasyim
Subject
Communication Science 
Datestamp
2023-02-17 10:33:38 
Abstract :
Kekerasan yang masih terjadi terhadap jurnalis di Indonesia berupa intimidasi, ancaman, pengusiran, perampasan alat, pemukulan dan lainnya menjadi bukti belum terwujudnya demokrasi di Indonesia sebagaimana kerja jurnalistik sudah diatur dan dilindungi UU No.40 tahun 1999 tentang Pers. Di awal tahun 2021 terjadi satu kasus kekerasan terhadap jurnalis yang mendapatkan atensi cukup luas di Indonesia yaitu kekerasan terhadap Jurnalis Tempo Surabaya, Nurhadi yang dianiaya oleh sejumlah orang dari Institusi Kepolisian saat melakukan tugas jurnalistiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kasus kekerasan dan melihat bagaimana peran organisasi pers di Jawa Timur dalam berupaya menyelesaikan kasus kekerasan ini. Kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep kebebasan pers. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif melalui wawancara dan observasi teks. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kekerasan yang menimpa Jurnalis Tempo Surabaya, Nurhadi terjadi akibat kurangnya pemahaman pelaku yang berasal dari institusi kepolisian tentang fungsi dan tugas jurnalis serta peraturan maupun perundang-undangan yang melindungi jurnalis. Meski begitu, organisasi pers di Jawa Timur sudah mengimplimentasikan peran organisasi pers dengan cukup baik dengan berbagai tindakan yang dilakukan mulai dari memberikan pernyataan sikap hingga menciptakan diskusi publik membahas kasus kekerasan terhadap jurnalis. Walaupun pendampingan dan pengadvokasian IJTI Surabaya dan PWI Jawa Timur masih belum maksimal tetapi kedua organisasi tersebut bersama AJI Surabaya berusaha untuk aktif menyuarakan kekerasan yang menimpa Nurhadi. 
Institution Info

Universitas Bakrie