Abstract :
Persepsi Pasien terhadap layanan yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan sangat penting untuk keberhasilan pemberian layanan kesehatan. Studi ini meneliti nilai yang diciptakan oleh apotek yang didefinisikan sebagai nilai pelanggan yang dirasakan di pasar obat melalui berbagai elemen kualitas layanan. Peneliti menggunakan model jalur yang menggambarkan hubungan antara elemen-elemen layanan dan nilai pelanggan yang dirasakan (PCV). Peneliti menggunakan data yang diperoleh dari 102 kuesioner yang diisi oleh responden-responden dalam satu bulan terakhir di Apotek K-24 Curug, Kalimalang. Elemen-elemen layanan interaksi personal, aspek fisik, kebijakan toko berpengaruh signifikan dan positif terhadap nilai pelanggan yang dirasakan. Dengan demikian, apotek dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan jika mereka mempertimbangkan perspektif pelanggan dan fokus pada elemen-elemen layanan yang relevan. Untuk meningkatkan manfaat, interaksi pribadi tampaknya menjadi hal yang paling penting untuk ditangani dengan tepat.