Abstract :
Jerman merupakan salah satu negara yang cukup aktif melakukan diplomasi budaya sebagai sarana promosi negara dan kebudayaan Jerman. Salah satu bentuk diplomasi budaya yang dilakukan Jerman adalah dengan mendirikan Goethe-Institut sebagai pusat budaya dan pendidikan bahasa di negara-negara yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Jerman. Goethe-institut di Indonesia sejak tahun 2010 mengadakan program Science Film Festival untuk mempromosikan budaya sains, menyajikan isu-isu ilmiah, teknologi dan lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Penerapan diplomasi budaya sainstifik Jerman di Indonesia melalui penyelenggaraan Science Film Festival sejak tahun 2010 hingga 2022 merupakan bukti nyata dari soft diplomacy. Penelitian ini akan menggunakan teori liberalisme dan konsep soft diplomacy untuk menganalisis bentuk diplomasi budaya dari Science Film Festival yang rutin diadakan oleh Jerman sebagai bentuk komitmen dalam mempromosikan budaya dan kekayaan pengetahuan di bidang sains.
Kata kunci: Goethe-Institut, liberalisme, soft diplomacy, budaya saintifik, science film festival.