Abstract :
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak brand activism terhadap brand image pada kampanye ?No! Go! Tell! Oleh The Body Shop. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner secara online kepada 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Kriteria respondennya yaitu merupakan individu yang mengetahui atau pernah mengikuti kegiatan kampanye, dan merupakan konsumen The Body Shop. Data dianalisis melalui tahap uji validasi, uji realibilitas, dan uji regresi linier sederhana melalui aplikasi SPSS untuk mengukur dampak brand activism kampanye ?No! Go! Tell!? terhadap brand image The Body Shop. Hasilnya menunjukkan variabel brand activism dan brand image memiliki korelasi sebesar 0,460 atau dapat dinyatakan cukup. Sementara, uji koefisiensi determinasi (R-square) dalam linear sederhana menunjukkan hasil R-square sebesar 0,211. Sehingga, jumlah kekuatan pengaruh variabel brand activism terhadap brand image yaitu 21,1%. Hasil uji simultan F diketahui bahwa hipotesis ?Terdapat dampak Brand activism terhadap Brand image? diterima. Persamaan regresi menunjukkan bahwa nilai Brand activism adalah 31,319 dan penambahan satu satuan tingkat mengakibatkan Brand image meningkat 0,784. Sehingga, Brand activism pada kampanye ?No! Go! Tell!? mempunyai dampak positif bagi Brand image.