Abstract :
Peningkatan ini awalnya dilaksanakan sebagai hasil pengamatan di area perawatan
pako die yang mengungkapkan target produksi dan perbedaan waktu yang signifikan antara
Smt I dan Smt II. Alhasil, perbaikan dilakukan dengan memaksimalkan waktu servis di
area perawatan pako dies untuk memaksimalkan service time.
Metode Fishbone digunakan dalam penelitian ini yang diawali dengan pengumpulan
data yang ada, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi masalah, analisis, dan final design
konsep. Peningkatan pertama menambahkan area baru, diss assy, yang kedua, metode
pembongkaran stick bar, yang ketiga, batang tongkat di mold dies, yang keempat, upper
mold type k81, dan kelima, faktor mesin handblast. Komponen cleaning area mold ada di
urutan keenam, coating part di urutan ketujuh, dan faktor mesin preheat di urutan
kedelapan. Akibatnya, banyak peningkatan telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Perbaikan yang dilakukan bertujuan agar proses service time mold lebih optimal,
sistematis, teratur, dan Just In Time. Temuan penelitian didasarkan pada temuan
pengumpulan data terkait fakta-fakta yang sudah ada.