Abstract :
Melihat eksistensi Radio yang mulai menurun membuat radio terus berbenah diri dengan membuat inovasi, salah satunya adalah menjadikan radio frekuensi menjadi radio streaming. Dengan demikian, tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana Radio Kesehatan sebagai Radio Streaming dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mendengarkan Radio Kesehatan, dalam hal ini konten dari media sosial Instagram bisa meningkatkan minat mendengarkan Radio serta apakah kualitas dari seorang penyiar masih menjadi faktor untuk mau mendengarkan Radio. Penelitian ini menggunakan 7C Framework yang dikemukakan oleh Jeffrey F Rayport dan Bernard J Jaworski, yaitu context, content, community, customization, communication, connection, dan commerce. Serta konsep kualitas penyiar oleh Romli yaitu Penyiar berwawasan luas, Penyiar memiliki selera musik yang berkualitas, Penyiar ramah dan humoris dan Suara Penyiar Berkarakter menambah minat untuk mendengarkan Radio. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif antara Instagram milik Radio Kesehatan dalam akun @RadioKesehatan dan Kualitas Penyiar terhadap minat para followerss untuk mendengarkan Radio Kesehatan