Institusion
Universitas Bakrie
Author
Jamaluka, Anisyah Anna Arbaha
Subject
Political science (General)
Datestamp
2023-08-11 08:13:53
Abstract :
Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan pada tahun 2021 merupakan konflik yang menyebabkan perpecahan di dalam faksi tubuh Partai Demokrat dengan melibatkan pihak eksternal (Jendral (Purn.) Moeldoko). Terdapat beberapa faktor
yang menyebabkan KLB tersebut dapat terjadi. Hasil Penelitian tersebut menujukkan bahwa secara garis besar terdapat empat (4) akar masalah yang menyebabkan konflik Partai Demokrat tersebut muncul, yaitu (1) intervensi pihak eksternal terhadap partai
demokrat, (2) politik dinasti di Partai Demokrat, (3) kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku ketua umum, dan (4) proses regenerasi yang relatif cepat Partai
Demokrat. Dalam konteks penyelesaian konflik tersebut, AHY memiliki gaya kepemimpinan Demokratik. Hal tersebut dipengaruhi oleh enam (6) parameter, yaitu kemampuan mengambil keputusan, memotivasi, komunikasi, mengendalikan bawahan, tanggungjawab, dan emosi. Pada konteks ini, AHY dinilai memenuhi parameter?parameter tersebut dan memberikan pengaruh kepada penyelesaian konflik yang terjadi. Adapun dengan gaya kepemimpinan demokratik yang dimiliki, AHY mampu mengambil langkah-langkah yang sah secara hukum tanpa ada justifikasi yang tidak berdasarkan pada data. Efek lain yang ditimbulkan adalah popularitas dan elektabilitas Partai
Demokrat meningkat seiring dengan popularitas dan elektabilitas AHY di mata publik menurut beberapa survei. Selain itu, Partai Demokrat secara internal menjadi semakin
solid karena adanya common enemy yang berusaha menginfiltrasi partainya tersebut. Dengan demikian, gaya kepemimpinan demokratik AHY tersebut memiliki pengaruh positif terhadap proses penyelesaian konflik yang terjadi pada 2021 tersebut.