Abstract :
Yoghurt adalah produk fermentasi susu yang bersifat semi padat. Yoghurt dibuat melalui
proses fermentasi yang melibatkan bakteri Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus
thermophilus, Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium bifidum. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui profil sensori serta mengatahui formulasi yang diterima oleh konsumen
terhadap soyghurt daun pandan dengan menggunakan beberapa starter komersial. Metode
pengujian sensori yang digunakan yaitu Check All That Apply (CATA). Terdapat 3 sampel
produk yang diujikan kepada panelis, yaitu sampel 240 yang dilakukan penambahan 2% starter
yoghurt dengan 2 jenis starter (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus),
sampel 395 penambahan 2% starter yoghurt dengan 3 jenis starter (Lactobacillus bulgaricus,
Bifidobacterium bifidum dan Streptococcus thermophilus) dan sampel 478 penambahan 2%
starter yoghurt dengan 4 jenis starter (Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus,
Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium bifidum). Atribut sensori produk ideal yang
diinginkan oleh panelis yaitu atribut warna light green, pandan aroma, tekstur yang soft dan
rasa yang sweet dan pandan. Sedangkan dari ketiga sampel yang diujikan, tidak ada yang
memiliki atribut sama atau hampir mirip dengan produk ideal. Tingkat kesukaan / liking
menunjukkan panelis lebih banyak menyukai sampel 478. Selain itu penambahan lactobacillus
acidophilus juga berpengaruh nyata terhadap atribut sensori soyghurt daun pandan seperti
warna, aroma, rasa dan mouthfeel. Sedangkan penambahan daun pandan belum memberikan
pengaruh nyata terhadap aroma. Sampel dengan penambahan lactobacillus acidophillus pada
starter merupakan yang paling berpengaruh terhadap karakteristik sensori dan paling disukai
oleh panelis.