DETAIL DOCUMENT
ANALISIS JUMLAH KEHILANGAN PANGAN (FOOD LOSS) DALAM PROSES PENYIMPANAN BUAH PISANG DI PEDAGANG GROSIR DAN PEDAGANG ECERAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Syafitri, Risma Dania
Subject
Waste Management 
Datestamp
2023-08-21 02:42:45 
Abstract :
Dalam komoditas hortikultura, buah ? buahan merupakan produk yang sangat rentan rusak, baik secara fisiologis maupun mekanis yang menyebabkan terjadinya food loss. Buah pisang merupakan salah satu buah yang menyumbang tingginya angka food loss di Indonesia. Food loss dapat terjadi di berbagai tahapan rantai suplai buah-buahan, salah satunya adalah dalam proses penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kehilangan pangan (food loss) yang dihasilkan pada proses penyimpanan buah pisang di tahap pedagang grosir dan pedagang eceran, menganalisis pengaruh suhu dan kelembaban udara, dan mengidentifikasi kerugian untuk mendapatkan solusi yang tepat dalam mengurangi food loss. Sampel diambil secara langsung di lokasi berbeda untuk setiap tahap (pedagang grosir dan pedagang eceran). Analisis jumlah food loss dilakukan dengan cara penimbangan limbah buah pisang yang dihasilkan terhadap persediaan awal saat memasuki proses. Hasil analisis menunjukan pada tahap petani tidak terdapat produksi limbah. Pada tahap pedagang grosir, produksi rata-rata limbah sebesar 2% dari total produksi, sedangkan pada tahap pedagang eceran produksi rata-rata limbah sebesar 2,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama dalam produksi limbah (food loss) pada setiap tahap merupakan proses handling pada saat penyimpanan. Penerapan circular economy merupakan salah satu cara dan solusi yang tepat dalam mengurangi kerugian akibat food loss yang tejadi. 
Institution Info

Universitas Bakrie