Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran kantor akuntan publik, profitabilitas, dan opini audit terhadap audit delay dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022 yang berjumlah 336 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut, diperoleh ukuran sampel 200. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi moderasi dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran kantor akuntan publik berpengaruh positif terhadap audit delay, profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit delay, sedangkan opini audit tidak berpengaruh terhadap audit delay. Variabel ukuran perusahaan mampu memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap audit delay, namun tidak mampu memoderasi pengaruh ukuran kantor akuntan publik dan opini audit terhadap audit delay.