Abstract :
Berdasarkan data Perusahaan riset Nielsen menyatakan bahwa televisi masih menjadi media yang digemari banyak orang untuk memperoleh beragam informasi. Untuk mempertahankan sebuah program di Televisi juga diperlukan adanya strategi pemasaran konten salah satunya dengan mengunakan media sosial. Pentingnya sebuah program melakukan promosi tidak hanya di Televisi
tetapi juga promosi lewat konten media sosial digunakan untuk membentuk brand awreness dikalangan penguna media sosial untuk mencapai tujuan - tujuan seperti memperluas pasar, meningkat jumlah penonton, ataupun dalam meningkatkan ratting and share. Penelitian ini berfokus pada strategi konten yang dilakukan
oleh tim media social program Talkshow Kontroversi dalam membentuk brand awareness. Tujuannya adalah untuk mengetahui strategi-strategi apa saja yang telah dilakukan dan
endeskripsikannya. Penelitian kualitatif dengan
menggunakan metode studi kasus dengan objek penelitian 5 Konten Reels Instagram dalam akun Kontroversi. Untuk teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara informan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dari strategi yang sudah dilakukan tim media sosial program Kontroversi mengunakan
pemasaran digital konten Instagram dalam membentuk brand awareness yang terbentuk adalah recognition dimana audiens masih memerlukan stimulus untuk menonton program acara Kontroversi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi akademik yang terkait dengan strategi konten melalui media digital dalam hal ini media sosial instagram dalam membentuk brand awareness di masyarakat. Dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam penelitian selanjutnya terkait strategi konten komunikasi
pemasaran dalam membentuk brand awareness.