Abstract :
Komoditas bawang dayak dan jahe merah merupakan hasil kekayaan alam yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Potensi bawang dayak dan jahe merah dengan berbagai manfaat yang dikandung akan dikaji agar dapat dimanfaatkan lebih maksimal dengan pembuatan minuman serbuk yang akan mempermudah dalam mengkonsumsi maupun membawanya. Pembuatan minuman serbuk ini ditambahkan maltodekstrin dengan tiga konsentrasi yang berbeda yaitu 10%, 15% dan 20%. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan maltodekstrin terhadap sifat fisikokimia (rendemen, kelarutan, warna, viskositas, aktivitas antioksidan, kadar air, kadar abu dan jumlah gula) minuman serbuk kombinasi bawang dayak dan jahe merah menggunakan metode pengeringan semprot atau spray dryer. Rendemen minuman serbuk yang dihasilkan berkisar 6,35 ? 15,46%. Kelarutan (daya larut) minuman serbuk yang dihasilkan berkisar antara 98,87 ? 99,37%. Warna minuman serbuk yang dihasilkan yaitu merah agak keunguan cerah. Nilai viskositas minuman serbuk yang telah dilarutkan dengan air berkisar antara 0,67
? 0,88 cP. Nilai aktivitas antioksidan berkisar antara 151,60 ? 159,96 mg/100g AEAC, yang berarti setiap 100 gram minuman serbuk bawang dayak dan jahe merah mengandung aktivitas antioksidan setara 154,62 mg vitamin C. Kadar air yang dihasilkan berkisar antara 0,49 ? 0,75% dan sesuai dengan persyaratan kadar air maksimal SNI 01-4320-1996. Kadar abu yang dihasilkan berkisar antara 0,33 ? 0,81% dan sesuai dengan persyaratan kadar abu maksimal SNI 01-4320-1996. Jumlah gula (sebagai sukrosa) yang dihasilkan berkisar antara 13,88 ? 14,79% dan sesuai dengan persyaratan jumlah gula maksimal SNI 01-4320-1996. Hasil analisis fisikokimia minuman serbuk kombinasi bawang dayak dan jahe merah tersebut diolah dengan ANOVA pada taraf alfa 5% dan dilanjutkan dengan Duncan?s Multi Range Test (DMRT) yang menghasilkan penambahan maltodekstrin tidak berpengaruh signifikan terhadap sifat fisikokimia minuman serbuk bawang dayak dan jahe merah.