Abstract :
Pemilihan penyedia jasa pemboran merupakan salah satu pengambilan keputusan yang penting dan yang paling utama untuk melakukan kegiatan eksplorasi panas bumi. PT Bakrie Darmakarya Energi yang merupakan salah satu perusahaan pengembang energi panas bumi yang akan melakukan kegiatan pemilihan penyedia jasa pemboran. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yaitu salah satu metode pengambilan keputusan dengan multi kriteria. Berdasarkan diskusi dan wawancara dengan responden didapatkan kriteria yang utama dan menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan penyedia jasa pemboran yaitu harga, kualitas, spesifikasi dan pengalaman kerja. Berdasarkan analisa menggunakan metode AHP didapatkan bobot prioritas kriteria yaitu sebagai berikut : Spesifikasi (0,381), Kualitas (0,337), Pengalaman Kerja (0,206) dan Harga (0,076). Untuk bobot prioritas terhadap alternatif/calon penyedia jasa pemboran didapatkan yaitu sebagai berikut : V3 (0,424), V4 (0,213), V1 (0,208) dan V2 (0,198). Berdasarkan skala bobot prioritas alternatif disimpulkan bahwa V3 merupakan penyedia jasa pemboran panas bumi yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh PT BDE. Adapun hasil ini akan disampaikan kepada tim pengadaan PT BDE dan menyampaikan bahwa metode AHP dapat digunakan dalam pemilihan penyedia jasa yang lainnya sebagai bahan pertimbangan untuk pemilihan penyedia jasa lainnya di kemudian hari.