Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kinerja auditor dipengaruhi oleh penguasaan teknologi remote audit, skeptisisme, dan kompetensi auditor. Teori atribusi adalah teori yang digunakan untuk membangun hipotesis. Teori ini menjelaskan bahwa faktor internal (dispositional attribution) dan faktor eksternal (situational attribution) mempengaruhi perilaku atau kinerja seseorang. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang melakukan remote audit di Kantor Akuntan Publik (KAP) DKI Jakarta dari tahun 2020-2022. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan convenience sampling dan dilanjutkan dengan snowball sampling untuk memenuhi jumlah sampel yang diinginkan. Penelitian ini mengumpulkan data melalui metode kuesioner berbasis online. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan teknologi remote audit, skeptisisme, dan kompetensi auditor berpengaruh positif terhadap kinerja auditor.