Abstract :
Iklan VIVO V19 Perfect Night Perfect You menampilkan perempuan yang aktif terlibat dalam pekerjaan, menentang stereotip perempuan yang lemah dan bergantung. Namun, iklan ini juga menggambarkan perempuan workaholic melalui beberapa adegan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dan konsep workaholic oleh Bryan E. Robinson dengan tujuan untuk menganalisis representasi perempuan workaholic dalam iklan tersebut.
Analisis semiotika mengungkapkan tanda-tanda yang mencerminkan perempuan workaholic, seperti kecenderungan bekerja berlebihan, ketidakmampuan mengontrol diri dari pekerjaan, komunikasi yang kurang baik, kesulitan mendelegasikan pekerjaan, dan harga diri yang terlalu tinggi dalam bekerja. Wacana perempuan bekerja dalam iklan menunjukkan ketidakkonsistenan, dengan adanya polarisasi antara citra perempuan yang sukses dan mandiri dengan citra perempuan yang terjebak dalam peran workaholic yang merugikan kesejahteraan pribadi.
Selain itu, iklan juga menggambarkan laki-laki sebagai penyelamat atau pahlawan, yang menguatkan budaya patriarki dan memposisikan perempuan bergantung pada laki-laki. Meskipun iklan mencoba memperkenalkan perempuan sebagai pekerja yang berhasil, tetapi terdapat kontradiksi dan stereotip gender yang perlu dikritisi. Iklan ini berhasil menciptakan gambaran perempuan yang berbeda dari stereotip tradisional, namun tetap menyoroti ekspektasi dan tekanan sosial yang tidak realistis terhadap perempuan bekerja serta kompleksitas peran gender dalam masyarakat.