Abstract :
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya, seperti keberagaman suku, adat, agama, dan lainnya. Setiap daerah memiliki keunikan yang harus dilestarikan, salah satu bentuk dari keberagaman budaya di Indonesia adalah makanan khas. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi geografis yang terdiri dari beribu-ribu pulau. Seiring berkembangnya zaman, eksistensi makanan tradisional sudah cukup terkenal luas. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui persepsi dan perilaku konsumsi dari generasi milenial dan generasi Z terhadap pangan tradisional. Faktor-faktor yang diteliti meliputi pengetahuan dan minat beli responden terhadap produk pangan tradisional, serta hubungan antara faktor demografi (usia dan jenis kelamin) dengan pengetahuan responden terhadap produk pangan tradisional. Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif, pengkategorian pengetahuan responden, dan uji Chi Square bivariat. Persepsi generasi milenial dan generasi Z terhadap pangan tradisional dapat dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil uji, dari 529 responden didapatkan total 419 responden generasi Z, mayoritas responden sebanyak 180 orang memiliki pengetahuan yang cukup baik. Begitupun dengan total 110 responden generasi milenial, mayoritas responden sebanyak 53 orang memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang pangan tradisional. Faktor demografi usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan pengetahuan responden. Salah satu faktor perilaku konsumsi yang membuat responden membeli dan mengonsumsi produk pangan tradisional karena pangan tradisional memiliki rasa yang khas dan unik.