Abstract :
Keinginan untuk memiliki fashion berkualitas dengan merek terkenal membuat kebanyakan masyarakat Indonesia tertarik pada pakaian bekas tetapi tentunya kata dari pakaian bekas meninggalkan kesan negatif, oleh karena itu munculah kata
pengganti, yaitu preloved atau thrift shop yang memberikan value lebih tinggi pada produk secondhand yang dijual tersebut. Thrift shop yang tadinya hanya dapat ditemui dan dibeli secara offline, saat ini dapat dibeli oleh masyarakat
secara mudah melalui media sosial seperti Instagram. Saat ini para penggemar thrift shop akan sangat mudah untuk mencari thrift shop di Instagram hanya dengan memasukan kata kunci di fitur search, maka akan banyak sekali thrift
shop yang muncul. Salah satu thrift shop online di dalam instagram yang cukup terkenal adalah @sekenskuycatalogue, yang dikelola oleh beberapa public figure sehingga banyak dikenal oleh kalangan anak muda dan penggemar thrift shop. Dengan banyaknya pelaku usaha online thrift shop di Instagram berlomba-lomba untuk membangun profil bisnis mereka, membuat iklan online thrift shop mereka sekreatif mungkin dengan membuat konten-konten yang dapat menarik perhatian para penggemar pakaian thrift yang menggunakan Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh terpaan iklan dari @sekenskuycatalogue terhadap perilaku konsumtif pada komunitas thrift shop Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei yang disebar kepada 88 sampel yakni orang-orang yang tergabung dalam komunitas thrift shop Jawa Timur. Dengan menggunakan analisis deskripsi dan analisis regresi linier
sederhana diperoleh hasil r square sebesar 9,7% dengan P < 0,05. Hasil ini memberikan kesimpulan bahwa terpaan iklan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif.