Abstract :
Kekuatan Korean Wave yang terus bertumbuh masih berasal dari K-Pop. Hal ini disebabkan oleh kalangan anak muda yang mempopulerkan perwakilan Korean Wave tersebut menjadi sebuah tren global (Jang et al., 2012: 80). Fandom K-Pop merupakan wadah bagi seseorang yang ingin memiliki identitas sebagai penggemar terhadap suatu idola. Sebagai seorang fandom idol K-Pop sering kali mengoleksi merchandise idola favoritnya bahkan memakai outfit khas setiap menghadiri suatu kegiatan terkait. Terkadang, adanya sebuah pertanyaan muncul di benak seseorang yang tidak tergabung ke dalam suatu fandom K-Pop mengenai bagaimana kehidupan seorang fandom idol K-Pop di lingkungan keluarga. Apakah mereka tetap menujukkan identitas khasnya mengenai idol K-Pop di hadapan mereka, atau malah sebaliknya. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas bagaimana pertimbangan sosial oleh fandom NCT di lingkungan keluarga dengan mengetahui apa yang didapat melalui tiga zona dalam social judgement. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi serta teknik analisis data yang digunakan dengan melaksanakan wawancara mendalam kepada empat orang informan dari penggemar NCT dan satu triangulator praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pertimbangan sosial zona acceptance dari satu informan peneliti di lingkungan keluarganya, pun adanya zona non-commitment dari seluruh keluarga mereka, serta ditemukannya zona rejection dari tiga informan peneliti terhadap keluarganya.