Abstract :
Penelitian ini mengkaji penerimaan makna gender pada film "Squid Game" oleh khalayak di era inovasi internet. Film genre survival thriller dari Korea Selatan, mencuri perhatian global pada tahun 2021. Interaksi dari para pemain untuk bisa bertahan dalam permainan menarik untuk dikaji. Peneliti ingin memahami pandangan penonton Indonesia terkait perlakuan gender dalam lingkungan informan yang memiliki stigma gender lama dan kesetaraan gender. Metode analisis resepsi digunakan melalui wawancara FGD dan Triagulator sumber. Hasil penelitian menunjukkan tiga posisi pemaknaan: Dominant Hegemonic Position, Negotiated Position, dan Oppositional Position. Pemaknaan ini dipengaruhi oleh latar belakang dan pandangan individu terhadap gender. Dominant Hegemonic Position mencerminkan kesetujuan terhadap norma gender konvensional, Negotiated Position menunjukkan adanya pergeseran pandangan, dan Oppositional Position menolak representasi gender dalam film. Perbedaan pemaknaan ini alami karena latar belakang dan pandangan individu yang beragam.